twitter rss

Papercrete

Label:

Furniture (perabotan rumah tangga) yang ada pada saat ini pada umunya terbuat dari bahan dasar kayu. Penggunaan kayu sebagai bahan dasar  furniture berdampak langsung pada pengambilan (penebangan) kayu di alam. Apabila pengambilan dilakukan secara terus menerus tanpa proses konservasi yang memadai, dapat mengakibatkan kerusakan hutan dan pada akhirnya dapat menyebabkan pemanasan global (global warming). Selain itu, kayu merupakan salah satu bahan yang berpotensi menghasilkan limbah bahan yang besar (tidak 100% terpakai). Material kayu juga memiliki kelemahan lain memungkinkan terjadinya serangan oleh serangga pemakan kayu, terbatasnya diameter kayu sehingga perlu dilakukan penyambungan (berdampak pada kekuatan), mudah terbakar dalam keadaan kering, serta mudah lapuk dan busuk dalam keadaan basah.
Inovasi bahan/material selain kayu pada produksi furniture menjadi hal yang penting untuk dikembangkan. Material beton memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan kayu, yaitu tidak mungkin terserang serangga, memiliki durability (daya tahan) yang lebih baik, dan lebih tahan api. Selain itu beton juga mudah dicetak dalam bentuk apapun sesuai keinginan. Namun beton memiliki berat sendiri yang besar, sehingga perlu dilakukan modifikasi pada bahan penyusun beton dengan bahan yang lebih ringan, dalam hal ini bahan penyusun yang digunakan adalah kertas (papercrete).
Aplikasi teknologi papercrete yang umum dilakukan adalah untuk membuat panel dinding. Namun ditinjau dari segi kekuatan, berat jenis yang ringan, dan isolator panas yang lebih baik dibandingkan kayu, papercrete berpotensi pula untuk digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan furniture.
Papercrete dibuat dengan cara menghaluskan kertas bekas sehingga menjadi bubur kertas, kemudian bubur kertas tersebut dikompresi sehingga hilang airnya, setelah itu diaduk bersama dengan mortar (semen+air+pasir) kemudian dituang ke dalam cetakan yang telah diberi wire mesh (bertujuan untuk mempertinggi kuat lentur papercrete). Cetakan yang digunakan didesain sedemikian rupa sehingga dapat dilakukan sistem knock down pada saat perakitan.
Proses produksi papercrete menggunakan kertas bekas (limbah) sebagai bahan dasarnya, oleh karena itu papercrete sangat bermanfaat terhadap lingkungan. Selain itu karena materialnya yang mudah didapat serta proses pembuatannya yang sederhana, mudah dan murah, maka diharapkan pembuatan furniture dengan bahan dasar papercrete dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.
Gambar papercrete



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Posting Komentar